Senin, 31 Oktober 2016

Harga Gas Mahal Itu Sih Relatif

Beberapa hari belakangan ini banyak sekali kita temui di sosial media tentang orang yang menuliskan keluhan seputar harga gas bumi dan menyatakan harga gas mahal di negara kita. Mungkin keluhan tentang harga gas mahal tersebut memanglah benar adanya, karena mereka membandingkan dengan keadaan dan tempat serta kondisi lain yang berbeda.
Manfaatkan Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor Hingga ke Singapura
Kita patutlah bersyukur, di lahirkan dan menetap di negara Indonesia tercinta ini. Ragam watak, suku, ras,agama, budaya dan selera pun kita bisa hidup bersatu berdampingan mesra. Meski ada saja yang mengeluhkan harga gas mahal di banding dengan negara lain, tapi ada juga yang berusaha optimis, dan lebih memilih menghasilkan suatu karya nyata yang menghasilkan serta bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Nah dari pada kita berdebat ga keruan, mari kita tengok sebentar PT Genteng Teracotta. PT Genteng Teracotta ini merupakan salah satu Industri yang mengandalkan gas bumi sebagai bahan bakar utama dalam produksi genteng keramik. Produksi genteng PT Genteng Teracotta sudah diekspor hingga ke Malaysia dan Singapura. Mantep kan,...

Direktur Keuangan PT Genteng Teracotta Industri, Ana Merliana menyampaikan; Bahwa perusahaan nya sudah puluhan tahun mengandalkan gas bumi untuk produksi genteng. Gas bumi nya dipasok oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN).
Manfaatkan Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor Hingga ke Singapura
Ibu Ana menyampaikan bahwa; dengan pakai gas bumi,itu memberikan penghematan besar pada pabrik gentengnya, kalau pakai kayu bakar atau minyak biayanya tinggi sekali, apalagi cari kayu bakar tiap hari dalam jumlah banyak juga tidak mudah. Nah kalo di lirik dari sini jadi murah perbandingan nya.

Saat ini persaingan bisnis genteng juga sangat ketat. Munculnya genteng metal memang memperketat persaingan bisnis atap rumah ini, namun pasar genteng keramik masih cukup luas. Karena genteng Keramik memiliki pasar tersendiri serta terdapat keunggulan seperti tahan puluhan tahun dan tahan segala kondisi cuaca. Dikarenakan permintaan pasar yang masih tinggi tentu produksi gentengpun meningkat.
Manfaatkan Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor Hingga ke Singapura
Pabrik genteng PT Genteng Teracotta dalam sebulan dapat memproduksi hingga 550.000 lembar genteng keramik. Coba kita bayangin kalo harus pakai kayu bakar, berapa banyak yang dibutuhkan kira kira ya?. Untung saja ada gas bumi dari PGN yang menjadi solusi. Gas bumi PGN dimanfaatkan sebagai bahan bakar tungku atau oven untuk mengeringkan genteng yang berbahan dasar tanah.

Penggunaan gas bumi memberikan manfaat yang besar bagi pabriknya, karena selain membuat hasil genteng bersih, panas yang merata, gas bumi dari PGN juga mengalir terus selama 24 jam ke pabriknya. Jadi Produksi genteng bisa meningkat karena ada suplai bahan bakarnya. Ga perlu lagi nunggu kayu bakar terkumpul Baru deh benerin Genteng, ehh bakar genteng.

Uraian cerita tadi merupakan contoh dari mengabaikan keluhan tapi fokus pada apa yang harus di dapatkan. Mahal atau murah itu tergantung pada sudut pandang kita dan bahan pembandingnya. Harga gas mahal atau murah merupakan soal pendapat saja. Di ulas dari finace detik

Tulisan Ini Di Sumbangkan Untuk Jadi Artikel Situs Sinergi

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi