Selasa, 06 September 2016

BAB Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif

Semakin menipisnya sumber cadangan energi minyak bumi atau energi fosil membuat banyak penemuan dan wacana baru berbagai kalangan untuk melakukan rangkaian kegiatan guna mencari sumber energi alternatif yang baru dan terbarukan. Berbagai hal yang dahulu tak pernah terpikirkan lebih dalam manfaatnya oleh kita, kini mulai di teliti,dikaji dan di ekplorasi, untuk di ekspedisikan menjadi sumber energi alternatif.

Belum lama ini, Pusat Pendidikan Olah Sampah milik Universitas Surabaya, mendapatkan kunjungan Kunjungan peserta Kongres Blue Economy di Ubaya Training Center, Mojokerto, dengan tujuan, melihat secara langsung, proses pengolahan sampah organik dan kotoran manusia menjadi pupuk. Ini bisa di jadikan acuan atau contoh konkrit wacana penerapan konsep ekonomi biru, atau kegiatan perekonomian yang disinergikan dengan lingkungan kita.

Kotoran kita atau human excreta menjadi salah satu sumber energi alternatif yang masih belum dilirik masyarakat, kotoran kita ternyata berpotensi menghasilkan energi alternatif yang terbarukan berupa biogas selain untuk dijadikan bahan baku pupuk organik berkualitas.

Youko Tomizuka, peserta Kongres Blue Economy asal Jepang mengapresiasi upaya yang telah dilakukan untuk mengubah sampah menjadi barang yang lebih bernilai ekonomi. Youko Tomizuka, berharap model seperti ini dapat diterapkan oleh masyarakat di negara-negara lain. Karena kita, sebagai masyarakat dunia, sebetulnya harus menyadari tanggung jawab kita untuk menjaga serta melestarikan lingkungan secara sederhana, bermanfaat dan menguntungkan.

Direktur Pusat Studi Lingkungan Universitas Surabaya, Yunus Fransiscus, menyatakan keberadaan kotoran manusia dan limbah maupun sampah rumah tangga, harus dapat di lihat oleh masyarakat sebagai barang yang memiliki potensi sumber daya energi alternatif, yang dapat menghasilkan keuntungan ekonomi, juga membawa kebaikan bagi kelestarian lingkungan hidup.

Surabaya memiliki sekitar 3,5 juta penduduk kurang lebih, kalau di kumpulkan kotorannya, itu akan menjadi sebuah aset yang sangat berharga dalam penyediaan bahan baku pupuk organik dan biogas. Edukasi dan sosialisasi untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah maupun limbah , adalah kunci untuk melakukan perubahan yang lebih positif terhadap lingkungan maupun ekonomi masyarakat menuju anergi baik, energi alternatif serta energi baru dan terbarukan.
 Reaktor Biogas merupakan salah satu contoh pemanfaatan energi alternatif dari kotoran manusia. Reaktor biogas berfungsi mengubah kotoran binatang, kotoran manusia dan materi organik lainnya, menjadi biogas. Konsumsi biogas bisa di aplikasikan untuk skala rumah tangga antara lain digunakan sebagai bahan bakar memasak dan lampu untuk penerangan dll.
http://www.biru.or.id/index.php/digester/
“Kadangkala kita tidak perlu melibatkan teknologi baru tetapi paradigma yang baru, itu yang penting untuk dimajukan. Sangat penting menstimulasi teman-teman untuk mulai berpikir apa yang bisa kita pakai dari sampah, jadi sampah tidak selalu memiliki arti negatif tetapi memiliki arti positif juga,” Yunus Fransiscus, Direktur Pusat Studi Lingkungan Universitas Surabaya

http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/04/manfaat-ekonomis-kotoran-manusia
Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi
Semoga Sukses Selalu

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi