Rabu, 15 Juni 2016

Di Mojokerto Jombang Gas Bumi PGN Terus Bergoyang

Pipa Jaringan gas bumi PGN sepanjang 27 kilometer melintas di wilayah Jetis Mojokerto-Ploso Jombong, Jawa Timur , telah berhasil terselesaikan oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Proyek pipa gas Jetis-Ploso ini sudah gas in pada akhir Mei 2016. Penyelesaian pembangunan proyek gas bumi tersebut merupakan komitmen PGN untuk terus membangun infrastruktur gas bumi agar energi baik bisa bermanfaat secara nasional.

Dengan selesainya proyek pipa gas Jetis-Ploso ini, secara otomatis menambah panjang pipa gas bumi PGN yang saat ini sudah lebih dari 7.000 km. Jumlah tersebut setara dengan 76% pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Di Wilayah Jawa Timur, PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas seperti di Surabaya sepanjang lebih dari 493 km, di Sidoarjo lebih dari 313 km, dan Pasuruan sepanjang lebih dari 189 km.

Distribusi energi baik lewat pemanfaatan gas bumi yang efisien dan bersih ke masyarakat maupun industri di tanah air, merupakan salah satu bentuk kontribusi PGN sebagai BUMN gas bumi kepada negara dan masyarakat. Dengan adanya penambahan panjang pipa gas bumi PGN maka bertambah pula jumlah masyarakat maupun kalangan industri yang akan menerima manfaat energi baik dari gas bumi PGN.

Suplai energi baik dari gas bumi PGN yang kian meluas dan menyebar merata secara otomatis akan meningkatkan gairah perekonomian pada berbagai daerah yang sudah serta mulai di aliri oleh gas bumi PGN. Bukankah kita semua tahu bahwa setiap pertumbuhan perekonomian suatu masyarakat bisa dimulai dari kehangatan gerak roda perekonomiannya. Dan kehangatan roda tergantung dari kecepatan putarannya, yang juga tergantung seberapa lancar suplai energi penggeraknya.

Dengan selesainya proyek Jetis-Ploso ini, PGN siap untuk menyalurkan gas terutama ke pelanggan industri, usaha komersial sampai rumah tangga di Mojokerto. Banyak pabrik di Mojokerto Jombang yang bisa memanfaatkan pasokan gas dari PGN, seperti pabrik pakan, food beverage, pabrik keramik. dengan menmanfaatkan gas bumi PGN yang lebih hemat tentu saja akan meningkatkan produktifitas usaha yang secara otomatis akan menyebabkan bertambahnya kebutuhan akan tenaga kerja.

Di daerah Mojokerto dan Jombang, terdapat banyak wilayah industri baru. Dengan keberadaan pipa gas Jetis-Ploso ini, menjadi peluang bagi investor yang investasi di Mojokerto Jombang. Apalagi pipa gas bumi tersebut memiliki kapasitas yang cukup besar yaitu dapat memasok gas hingga 65 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Dengan dukungan infrastruktur di Mojokerto-Jombang dan ditambah ketersediaan pasokan gas bumi yang harganya kompetitif dengan keberadaan pipa gas jalur Jetis-Ploso, diharapkan dapat membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan usahanya. Berbagai usaha yang tentu saja akan berkembang serta bertumbuh dengan suplai energi baik dari gas bumi PGN, mulai dari usaha kuliner, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga ke sektor produksi dan industri yang berkapasitas lebih besar. Semoga dengan tambahan fasilitas Energi baik gas bumi PGN di Mojokerto Jombang akan membuat geliat perekonomian kian bergoyang.


http://finance.detik.com/read/2016/06/02/142503/3223884/1034/pgn-selesaikan-pembangunan-proyek-pipa-gas-mojokerto-jombang
Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi 

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi