Sabtu, 23 April 2016

"Kesejahteraan Berawal Dari Kartini Di Dapur"

Gas bumi yang di kelola dan di distribusikan oleh pgn membawa kaum wanita lebih terbantukan guna berkarir di rumah memenuhi kewajibannya dalam urusan dapur dan juga bisa menambah peluang pendapatan baru. Harga yang di gas yang harus dibayar setiap bulanya pun lebih ekonomis serta penggunaanya yang cenderung lebih praktis karena PGN langsung menyalurkan gas bumi hingga terinstal di dalam dapur rumah tangga. Adanya kemudahan fasilitas yang sedemikian rupa tentu saja akan banyak di tangkap sebagai peluang baru bagi para wanita yang punya pola berpikir taktis dalam hal me manajemen sirkulasi anggaran belanja rumah tangganya.  Apalagi jika mereka berada di area keramaian kota seperti di wilayah apartemen, rusun, maupun komplek perumahan.
energitoday.com
Sudah menjadi rahasia kita bersama bahwa tidak semua kita sempat melakukan kegiatan masak memasak setiap hari. Apalagi untuk para pekerja, pelajar, atau penduduk musiman yang tinggal di perkotaan yang kost atau mengontrak hanya dalam waktu yang tak terlalu lama, cenderung tidak mau di repotkan oleh urusan dapur. Untuk kebutuhan konsumsi pangan biasanya mereka memilih cara yang praktis salah satunya adalah membeli makanan siap saji. Baik itu untuk kepentingan sarapan pagi , makan siang hingga ke makan malam pun di lakukan di warung nasi atau di area yang menjual hidangan siap santap.
Dari keadaan tersebut kaum ibu rumah tangga yang menjadi penduduk tetap kawasan tersebut bisa menjadikan keadaan sedemikian sebagai suatu peluang yang cukup bagus untuk berkarya. Tentu saja karya yang dimaksudkan di sini adalah dalam hal urusan dapur yaitu menjadi salah satu pemberi solusi yang membantu orang orang yang disebutkan diatas, agar menemukan kebutuhan pangan, yang siap konsumsi dengan lebih mudah. Kegiatan kaum kartini masa kini di dapur yang menjadikan dapurnya sebagai sarana penambah income keluarga sebetulnya sudah biasa terjadi. Hanya saja beberapa tahun yang lalu sempat terjadi lonjakan harga bahan bakar dan adanya kesulitan dalam hal mendapatkanya.
bisniskeuangan.kompas.com
Mungkin masih saja kita dengar, baca, atau menonton berita tentang antrian gas lpg di beberapa daerah di kota maupun di desa yang ada di negara kita. Hal tersebut hampir sama atau menyerupai antri minyak tanah sewaktu masih banyak di antara kita pmempergunakanya untuk keperluan memasak di dapur. Kesulitan seperti ini tentu saja mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Pemerinta melalui kementrian ESDM terus melakukan langkah yang teraarah dan berkelanjutan untuk mengatasinya. Salah satu bagian dari program pemerintah untuk masyarakat guna mencukupi kebutuhan energi adalah dengan menggalakan program penggunaan gas bumi, dengan men si nergikan BUMN PGN dengan kementrian terkait, yang di berikan tugas sebagai pengelola dan distribusi gas alam.
http://www.sinarharapan.co/news/read/150821014/pgn-perluas-jaringan-gas-rumah-tangga
Dengan tugas tersebut PGN terus melakukan pembangunan infrastruktur serta memperluas Jaringan Gas Rumah Tangga sampai dengan saat ini. Sejak tahun 1974,PGN sudah menyalurkan gas bumi untuk rumah tangga, Penyaluran kali pertama dilakukan untuk pelanggan rumah tangga di Cirebon. Cirebon adalah salah satu wilayah di Jawa Barat yang sudah menikmati gas bumi untuk rumah tangga dari PGN. Di wilayah Jawa Barat lainnya, PGN antara lain mendistribusikan gas bumi untuk rumah tangga di Bekasi dan Bogor. Selain di Jawa Barat, rumah tangga di wilayah lainnya yang sudah menikmati gas bumi PGN antara lain di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, dan Banten.

Pelayanan gas bumi PGN membantu kegiatan memasak setiap hari melalui supai gas dan jaringanya, juga sempat mendapat apresiasi dari para ibu rumah tangga, di Rumah Susun Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.  Elizabeth misalnya, salah satu ibu rumah tangga di Rusun Kebon Kacang, mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar PGN bisa terus berkontribusi melayani masyarakat di negeri ini. Ibu Sukiyah yang merupakan pelanggan setia Gas bumi sejak 1981, mendoakan agar PGN bisa terus mempertahankan kualitas pelayananya.
Doa Dari Para Ibu Rumah Tangga Buat PGN
 Nona Lhily juga berdoa dan berharap agar PGN bisa meningkatkan lagi kualitasnya. Dan di antara ibu ibu yang lain, sebut saja mawar, kartini,santi, tinah dkk juga mengharapkan agar PGN bisa lebih meningkatkan jaringannya sehingga masyarakat bisa lebih banyak menggunakan gas PGN

Dan tentunya para ibu di daerah lain juga pasti memiliki doa dan harapan yang hampir sama. suplai gas alam dan dukungan jaringan PGN yang memadai hingga ter instal sampai ke dapur rumah tangga tentu saja akan menciptakan peluang baru dalam hal pertumbuhan industri rumah tangga. Akan ada bermunculan rumah tangga yang tidak hanya mampu menghasilkan produk konsumsi untuk kebutuhan keluarga saja, namun juga kelak bisa menghasilkan produk makanan yang bisa tersedia di pasar, warung, bahkan bisa saja nantinya di supermarket besar juga menyediakan produk makanan olahan yang di hasilkan oleh industri dapur rumah tangga. 

Semoga PGN terus meningkat kinerjanya, semoga para ibu terus bertambah kreatifitasnya dan semoga kesejahteraan keluarga Indonesia Akan bertumbuh pula.

.Yang perlu kita Ingat adalah kalimat yang mungkin saja memiliki kebenaran yang besar yaitu 

"Kesejahteraan Berawal Dari Kartini Di Dapur"

http://www.sinarharapan.co/news/read/150821014/pgn-perluas-jaringan-gas-rumah-tangga
http://finance.detik.com/read/2015/12/25/130408/3104219/1034/doa-dari-para-ibu-rumah-tangga-buat-pgn


Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Semoga Sukses Selaku

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi