Minggu, 24 April 2016

Gambaran Proses Pemanfaatan Geothermal Untuk Pembangkit Tenaga Listrik

Energi panas bumi merupakan potensi besar sebagai pembangkit listrik tenaga energi terbarukan. Panas yang terdapat dalam perut bumi merupakan energi alami yang memiliki daya besar dan dapat memperbarui diri secara alami. seringkali kita melihat panas bumi yang keluar dari celah kawah atau lereng lereng gunung. Biasanya panas bumi yang keluar berbentuk uap air atau gas karena sudah bercampur cairan dan zat lainya, walaupun di beberapa tempat panas bumi keluar dari perut bumi dalam bentuk lava,bara, debu,lumpur panas seperti lapindo dll.

 Secara sederhana ketika kita memasak di dapur dengan menggunakan teko atau ceret kita bisa melihat gambaran miniatur dari pemanfaatan energi geothermal atau panas bumi tersebut. Pada gambar bawah teko kita anggap sebagai panas bumi lalu kita isi dengan air, kemudian air di dalam teko memanas dan menguap serta menimbulkan tekanan, uap yang bertekanan tersebut kemudian di keluarkan melalui lubang ceret, dan uap yang keluar tersebut tentunya memiliki daya dorong atau energi gerak

 Pada pembangkit listrik tenaga panas bumi di perlukan sebuah sumur bor dengan tingkat kedalaman mencapai kurang lebih 3000 hingga 10.000 kaki tergantung kedalaman lapisan panas bumi yang di butuhkan untuk bisa menguapkan cairan hingga memiliki tekanan yang di perlukan untuk mendorong atau menggerakan baling baling alias turbin. salah satu teknik pemanfaatan energi panas bumi adalah dengan menginjeksikan cairan kedalam sumur yang sudah mencapai kedalaman hingga ke sumber panas bumi yang memadai. dan di setiap sumur injeksinya tentu di pasang katup pengaman agar cairan yang di injeksikan tidak berbalik menekan keatas. Cairan yang di injeksikan ke dalam lokasi titik panas bumi tentu pastinya menguap dan menimbulkan tekanan seperti halnya gambar ceret di sebelunya.

 Cairan yang bertekanan tersebut kemudian di manfaatkan dengan cara memasang pipa menuju tempat air yang sudah bertekanan tadi. Cairan yang sudah berbentuk uap tadi tentunya mengalir dengan sendirinya ke pipa karena adanya perbedaan tekanan. kemudian uap panas dari cairan tadi terdorong ke atas menuju rumah sumur yang di sebut kepala sumur.

 Zat cair yang bertekanan tersebut di alirkan dari kepala sumur melalui jaringan pipa menuju separator untuk memisahkan uap panas dan air nya.
 Di dalam separator uap panas di pisahkan dari airnya. kemudian air yang terpisah di injeksikan kembali ke dalam sumur melalui saluran injeksi hingga kembali ke lapisan panas bumi untuk menghasilkan uap panas kembali dan dimanfaatkan kembali menuju siklus semula. Siklus berulang ini lah yang menyebabkan pemanfaatan energi panas bumi dikatakan sebagai energi baru dan terbarukan. Jadi di sini, dalam proses pemanasan air, untuk menggerakan turbin dengan dorongan uap panas yang bertekanan, tidak menggunakan bahan bakar. Proses yang bisa berulang ini menjadi harapan besar kita untuk di maksimalkan manfaatnya, dari seblumnya pada pembangkit listrik menggunakan bahan bakar minyak bumi dan batu bara. Karena kita semua pasti tahu kalau cadangan minyak dan batu bara semakin menipis.

 Uap panas bertekanan tinggi yang kadar airnya sudah berkurang kemudian di alirkan melalui jaringan pipa uap panas yang sudah di bungkus atau di amankan agar panas serta tekanannya tidak berkurang menuju ke tempat pemurnian akhir. di tempat ini uap di bersihkan lagi dari hal hal yang tidak di inginkan. (kalo dalem mistik di rukiyah dulu kali ya) Dari tempat pemurnian ini kemudian uap panas yang bertekanan di alirkan menuju ke serangkayan turbin penggerak generator listrik.

 Uap panas di alirkan untuk menggerakan bilah turbin dan membuat dorongan yang cukup sehingga turbin berputar menggerakan poros yang di hubungkan dengan dinamo atau generator pembangkit listrik. Putaran kumparan dan magnet yang ada dalam dinamo inilah yang kemudian menghasilkan muatan listrik.

 Muatan listrik yang terbentuk kemudian di alirkan melalui kabel menuju ke tempat penyetabil tegangan listrik atau sering kita kenal dengan sebutan trafo. Bukan bravo yaa,...
Di dalam Trafo inilah tegangan listrik di stabilkan hingga ke daya yang cukup lalu kemudian listrik di alirkan melalui jaringan listrik menuju ke gardu kontrol listrik di kawasan pemukiman yang kita huni. Di lingkungan kita pasti adakan yang namanya gardu PLN, Nah gardu itulah yang berfungsi sebagai pengontrol dan pnyetabil daya listrik sebelum dialirkan ke rumah kita

 Dari trafo listrik atau garu PLN tadi kemudian listrik di alirkan menuju ke rumah kita, rumah kamu,rumah saya,rumah tetangga,paman bibi, saudara kerabat keponakan dan lain lain. Pada rumah rumah yang di aliri listrik itu kemudian listrik mulai terpasang, dan tentunya melalui trafo serta meteran listrik juga untuk mengukur tingkat daya listrik seberapa besar yang kita konsumsi. Dan setiap bulanya kita mesti membayar jumlah pemakaian listrik tersebut ke loket PLN ya kan. Di sini bisa di namakan PLN itu jualan listrik.

 Jika kita tepat waktu dan taat melakukan pembayaran listrik maka kita bisa menonton TV, menikmati penerangan pada malam hari, menikmati sejuknya minuman dari kulkas juga bisa menyalakan aneka gejet yang kita gunakan setiap hari tanpa adanya pemadaman. walaupun pada beberapa daerah yang masih berada di negara kita listrik masih sering padam seperti dosis minum obat yaitu 3 kali sehari.

Pada proses pembangkit listrik selain pembangkit listrik tenaga uap proses produksi listrik hingga bisa kita nikmati hampir sama alias tidaklah jauh berbeda. Yang menjadi pembedanya hanya bahan untuk menghasilkan penggerak turbin itu saja. Di tulisan pada kliping sebelumnya sudah di bahas mengenai pemanfaatan dari energi gerak angin, air, ombak laut hingga ke nuklir dan thorium serta lain lain, hal tersebut merupakan bahan dasar atau sumber energi awalnya untuk menggerakan turbin yang bisa memutar poros untuk menggerakan kumparan magnet untuk menghasilkan listrik. 

Demikianlah kliping atawa catatan singkat tentang gambaran pemanfaatan energi panas bumi untuk menghasilkan energi listrik. Bila tak ada nilai lebihnya di sini dan kurangnya yang bejibun banget penulis minta maaf dengan pembaca dan kepada Tuhan Yang Maha kuasa Penulis Memohon Ampun. Dan yang paling penting kita terus berdoa nantinya akan bermunculan anak bangsa yang lebih cerdas dan cermat dalam menghasilkan teknik pemanfaatan energi panas bumi ini. agar sumber daya yang di sediakan oleh Tuhan sebagai Anugerah Kepada Kita Bisa Bermanfaat dengan sebaik Baiknya

Untuk lebih jelas mengenai proses yang di jabarkan pada untaian kata serta rajutan kalimat diatas bis kite tengok langsung videonya pada link berikut ini https://youtu.be/N83PbwXM90o


wassalam

Tulisan ini disumbangkan untuk situs Si-Nergi

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi