Jumat, 04 Maret 2016

Thorium harapan energi terbarukan masa depan sebagai energi alternatif

Di tengah keramaian perbincangan para pakar tentang energi terbarukan, thorium merupakan salah satu sumber energi yang di harapkan kedepanya menjadi sumber energi baru dan terbarukan. Di antara para pakar, peneliti, aktivis lingkungan dll kini saling bertukar informasi agar mencapai titik temu mengenai pendayagunaan thorium agar bisa di jadikan energi bersih, aman, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Walupun ada saja yang masih pesimis dan takut akan efek penemuan teknik baru tersebut akan berdampak negatif bagi berlangsungnya kehidupan, dan mungkin saja di antara kita masih ada yang berpikir bahwa energi berkelanjutan dan bisa memperbaharui diri dengan sedikit pemicu itu masih merupakan hal yang mustahil.


Badan tenaga nuklir nasional (BATAN) menegaskan penggunaan thorium sebagai sumber energi terbarukan untuk pembangkit listrik di wilayah indonesia membutuhkan waktu yang tidak singkat. Melainkan harus menunggu waktu hingga 40 tahun dari eksperimen sampai komersial. Saat ini belum ada satu pun negara di seluruh dunia yang sudah menggunakan thorium untuk pembangkit listrik, teknologinya masih dalam tahap penelitian. Thorium juga tidak bisa berdiri sendiri sebagai bahan bakar, harus dicampur dengan uranium. hmt.Mining.Itb.Ac.Id/siapkah-indonesia-dengan-kekayaan-thorium/

Namun ,....
"akan ada masanya dimana suatu hal yang saat ini di tidak mungkin dicapai, bisa di wujudkan dengan mudah pada kehidupan kita esok hari atau generasi penerus kita yang lebih cerdas di masa waktu yang akan datang"


Jika harus membutuhkan waktu 40 tahun, para pengagas dan juga peneliti di bidang ini harus tetap yakin akan menemukan kunci efektif dalam memecahkan masalah dan kendala yang ada untuk mewujudkan ketersediaan energi terbarukan. Termasuk menemukan cara terbaik, efisien serta aman dalam menggunakan thorium untuk pembangkit tenaga listrik. Sebagai pembaca di sini jika kita kembali ke 40 tahun yang lalu apakah kita akan terpikirkan kita bisa mnyentuh sebuah layar lalu melihat gambar, video, membaca, menulis, berkirim pesan komunikasi antar negara hanya dalam sentuhan (era smartphone) sekarang. ??? Atau coba kita bertanya kepada orang tua kita dan saudara juga teman kita, apakah mereka 40 tahun yang lalu mereka berpikir tentang sebuah smartphone?





Fakta menarik thorium

Dalam pemanfaatan pembangkit listrik tenaga nuklir, kandungan thorium lebih aman dan bersih dibanding uranium.
Potensi thorium di indonesia untuk di pulau bangka saja, menurut batan, sekitar 121 ribu ton.
90% potensi thorium bisa digunakan untuk menghasilkan listrik
Terkait limbah, diklaim oleh thorium indonesia power, jauh lebih sedikit dibanding limbah uranium

Unsur thorium ditemukan pada tahun 1828 dan namanya diambil dari thor, nama dewa petir bangsa viking atau norseman.

Di alam, bisa dikatakan semua thorium adalah thorium-232, dan mempunyai waktu paruh sekitar 14.05 milyar tahun. Jumlah thorium di kulit bumi diperkirakan sekitar empat kali lebih banyak dari uranium. Saat ini thorium biasanya digunakan sebagai elemen dalam bola lampu dan sebagai bahan campuran logam.

Banyak negara di seluruh dunia mulai mempertimbangkan rencana untuk menggunakan thorium sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir karena keamanannya dan ketersediaan bahan baku yang lebih banyak di banding uranium.

Thorium dapat terbakar lebih lama dan suhu  lebih tinggi untuk mendapatkan efisiensi lebih banyak dibanding bahan bakar konvensional lainnya, termasuk penggunaan bahan bakar, tidak perlu mengemas limbah, dan secara signifikan mengurangi isotop radioaktif yang memiliki waktu paruh yang lama.

Sebagai perbandingan, 1 kilogram thorium akan menghasilkan energi yang setara dengan yang dihasilkan oleh 300 kilogram uranium atau 3,5 juta kilogram batubara, tanpa efek lingkungan dari batubara di atmosfir atau resiko yang berhubungan dengan limbah uranium.

Thorium menghasilkan limbah 90% lebih sedikit dibanding uranium, dan hanya membutuhkan sekitar 200 tahun untuk menyimpan limbahnya, dibanding uranium yang membutuhkan waktu 10.000 tahun untuk menyimpan limbahnya.Thoriumpowerindonesia.Com/teknologi/sekilas-thorium


Beberapa fakta di atas tentunya harus bisa dijadikan semangat untuk mengupayakan pemanfaatannya sebelum di dahului oleh negara lain yang memiliki sumber daya yang sama atau bahkan negara yang tidak sama sekali memiliki sumberdaya (bahan baku) itu dan mengambilnya dari kita. Jika hal itu maka pada era energi terbarukan, terjadi lagi dan terus berulang kita pemilik bahan baku lalu di jual keluar dan kita membeli produk jadi yang bahan bakunya dari kita dengan harga tinggi, karena kita tidak bisa menemukan kunci dalam mengelolanya dan merubahnya ke bentuk yang lebih canggih.

Tulisan Ini Disumbangkan Untuk Jadi Artikel Situs Si-Nergi

Semoga Sukses Selalu

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi