Rabu, 23 Maret 2016

Air dan arus ombak dilautan memiliki potensi energi alternatif

Waw: ternyata air laut menyimpan berbagai sumber energi alternatif yang sangat besar. Energi laut itu sendiri dapat dibagi menjadi bebrapa jenis yaitu energi ombak, energi pasang surut dan juga energi panas laut. Energi ombak, energi pasang surut tersebut tentu kita tahu bisa dianfaatkan sebagai energi alternatif dari gerak gelombang laut dengan bantuan energi kinetik. Energi kinetik dan gelombang inilah yang akan memutar turbin dan menggerakkan generator untuk menghasilkan energi listrik. Itulah uraian singkat pemanfaatan energi dari gelombang laut untuk membangkitkan listrik sebagai salah satu energi alternatif.

Gerak arus gelombang laut berasal dari air laut yang tertiup angin, angin sendiri tercipta dari gerakan rotasi bumi, sehingga menghasilkan energi kinetik. Pemanfaatan energi ombak ini untuk listrik memang cukup besar, tapi sangat sulit untuk memanfaatkannya dan untuk menghasilkan listrik yang sangat memadai belum di temukan teknik yang mudah dan efisien serta masih memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karena itulah pemanfaatan dari energi gelombang sebagai sebuah pembangkit listrik masih sangat sedikit di dunia. Namun potensi energi alternatif yang belum maksimal di ekplorasi ini tentu saja tidak boleh di sia siakan begitu saja.Di negara kita, indonesia sangat berpotensi untuk memanfaatkan energi alternatif dari gelombang laut ini, mengingat negara ini merupakan negara kepulauan dengan luas laut lebih luas dari luas daratannya. Tapi energi tersebut juga tidak hanya dapat digunakan sebagai sumber energi pembangkit listrik tapi juga dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kapal di laut dan juga menggerakkan pelampung di laut. Ombak laut yang tertiup angin belalu lalang menghasilkan gelombang yang dapat memindahkan benda dari satu titik ke titik yang lainnya mengikuti arah gelombang yang digerakkan oleh angin yang berhembus.


Potensi gelombang laut di indonesia Di wilayah perairan indonesia, terutama selat-selat yang menghadap lautan hindia dan samudera pasifik ternyata memiliki arus laut yang kuat sehingga menyimpan potensi energi alternatif yang bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membangkitkan energi listrik dari sumber energi alternatif yang terbarukan. Di wilayah ntb dan ntt misalnya, berdasarkan hasil riset yang dikembangkan bppt dari 10 selat yang ada di wilayah perairan ntb dan ntt diperkirakan bisa dihasilkan energi listrik hingga 3000 mw.
   
 Hal ini dikemukan dr. Erwandi dari upt balai pengkajian dan penelitian hidrodinamika bppt pada seminar potensi energi listrik dari arus laut di wilayah ntt dan ntb, bppt telah mencoba untuk terus melakukan pemetaan secara digital potensi energi arus laut di indonesia. Pemetaan secara digital ini bertujuan untuk memberikan prediksi awal daerah-daerah yang potensial energi arus lautnya sebelum dilakukan pengukuran secara langsung. Secara teknologi, pihak bppt telah melakukan ujicoba prototipe pembangkit listrik tenaga arus laut (pltal) pada tahun 2009 sebesar 2 kw dan tahun 2011 sebesar 10 kw di selat flores ntt.Sementara itu, anggota dewan energi nasional dr. Muchtasor, menyatakan bahwa dalam rencana umum energi nasional (ruen) ditargetkan pada tahun 2050 nanti, energi yang di hasilkan dari lautan bisa mencapai 6000 mw. Untuk mewujudkan rencana ini, dibutuhkan adanya sinergi dari berbagai pihak. Kegiatan pemetaan potensi, pemilihan teknologi, hingga komersialisasi dan regulasi baik itu pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan badan-badan riset yang ada.Kelistrikan di ntb dan ntb, selama ini lebih banyak dipasok dari sejumlah pltd sehingga secara ekonomis pltal punya nilai tambah untuk menurunkan ongkos produksi listrik di wilayah ntt dan ntb. Disamping nilai ekonomisnya, pengembangan pembangkit dari energi terbarukan akan menjaga kualitas lingkungan. Meski demikian, pengembangan pltal di masa depan masih menyimpan beberapa kendala. Diantaranya, nilai investasi yang lebih tinggi dibandingkan pembangkit konvensional serta pemilihan dan pengembangan teknologinya. Berdasarkan hasil riset yang dikembangkan selama ini, skala pltal terbesar adalah prototype 1,2 mw sedangkan skala yang lebih besar diperkirakan baru beroperasi dalam 5 tahun kedepan sehingga tingkat kehandalan pembangkit ini belum memiliki rekam jejak yang cukup. Nah jika ada yang bisa menemukan teknologi yang lebih sederhana dan menghasilkan teknik yang lebih tepat dalam pemanfaatan energi yang tersimpan dalam gelombang laut tentu saja kekayaan serta kemakmuran negara kita indonesia akan semakin bertambah dan bertumbuh.

Yang perlu di persiapkan pemerintah dan para pembuat peraturan adalah agar bila ada penemuan dan teknik baru nantinya jangan sampai ada keributan dan kerusuhan karena persaingan usaha , seperti halnya kisruh antara angkutan konvensional dan angkutan yang memanfaatkan aplikasi online saat ini.
 
sumber2:
http://benergi.com/pemanfaatan-energi-gelombang-untuk-pembangkit-listrik
 http://www.pln.co.id/blog/wilayah-perairan-indonesia-menyimpan-potensi-energi-listrik-dari-arus-laut/

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Semoga Sukses Selalu

Sinergi

Sinergi
Seputar Informasi Energi